1
1 point

Artikel tentang rahasia menulis skenario mungkin sudah banyak sekali bertebaran di Internet. Nah, kali ini kita akan membahas rahasia menulis skenario ala Raditya Dika. Raditya Dika memang terkenal sebagai seorang komika di Stand Up Comedy, tapi siapa sangka ia juga aktif dalam dunia tulis menulis salah satunya adalah menulis skenario.

Radtya Dika
Raditya Dika

Lanjut apa saja sih rahasia menulis skenario ala Raditya Dika, berikut 4 rahasianya:

Tema film

Pertama, rahasia menulis skenario adalah menentukan tema filmnya, dengan cara membaca ulang buku yang akan dijadikan film. Menurut Raditya Dika isi buku dan film haruslah berbeda contohnya seperti film Marmoot Merah Jambu. Dalam bukunya, Marmoot Merah Jambu mengisahkan banyak kisah, tapi dalam filmnya hanya ada satu cerita panjang. Kelebihannya disini, meskipun jalan cerita dalam buku dan film berbeda tetap saja tema yang diangkat haruslah sama.

Log line (intisari sebuah film dalam 1 atau 2 kalimat)

Kedua, rahasia menulis skenario adalah membuat log line atau intisari sebuah film. Log line dibuat dalam satu atau dua kalimat saja yang mewakili film tersebut. Menurut Raditya Dika rumusnya adalah karakter, tujuan dan masalah. Contohnya dalam film Malam Minggu Miko eps.1 (Nissa), Log line yang dibuat adalah “Miko sangat ingin pergi kencan pertama tetapi dia malah disangka psikopat.” maka dapat kita jabarkan karakternya adalah Miko, tujuannya ingin kencan dan masalahnya Miko disangka psikopat.

Plot (alur cerita)

Yang ketiga adalah membuat plot atau alur cerita. Menurut Raditya Dika ini merupakan bagian terpenting sekaligus bagian yang paling susah dalam menulis skenario. Untuk membuat film setidaknya film akan dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu babak 1 (Perkenalan), babak 2 (Petualangan), dan babak 3 (Kesimpulan).

Dalam satu film akan dibagi lagi menjadi delapan sequence yaitu cerita-cerita kecil yang bersinambungan dalam sebuah babak. Jadi dalam babak 1 akan terdapat dua sequence, dalam babak 2 terdapat 4 sequence, dan dalam babak 3 terdapat 2 sequence, dalam setiap sequence akan mewakili pertanyaan “tokoh itu mampu melakukan sesuatu atau tidak”.

Kemudian, dalam satu sequence akan dibagi lagi menjadi 8 detak cerita (kejadian-kejadian) yang saling berkesinambungan satu sama lain. Intinya dalam satu film setidaknya terdapat 64 detak cerita. Raditya Dika biasanya akan membuat plot skenario melalui situs Amazon Story Builder untuk memudahkannya dalam membuat plot cerita.

Final Draft 1

Setelah selesai melakukan pembuatan alur, selanjutnya adalah melakukan finalisasi yaitu merangkai cerita dari masing-masing detak cerita. Dalam 1 halaman final draft biasanya akan menjadi 1 menit dalam sebuah film. Artinya jika sebuah film berdurasi selama 90 menit maka terdapat 90 lembar final draft yang harus diselesaikan.

Setelah selesai melakukan final draft 1 selanjutnya adalah melakukan revisi kepada editor jika sudah direvisi maka akan menjadi final draft 2, final draft 3 dan selanjutnya sampai draft skenario filmnya di ACC oleh editor.

Nah, jadi buat kamu yang mempunyai impian menjadi penulis skenario, udah bisa nih kamu mulai coba latihan menulis skenario agar semakin biasa dan terasah. Selamat mencoba, gengs!

Baca Juga: Tips Membaca Cepat Saat Ujian, Anti Gagal!


Like it? Share with your friends!

1
1 point
Nabillah Saraswita<span class="bp-verified-badge"></span>
Saras adalah seorang pahlawan dengan kode 008.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF