0

Membaca buku mungkin salah satu aktivitas yang menyenangkan dan sangat bermanfaat bagi sebagian orang. Seorang pecinta buku dapat menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyelesaikan satu buku bacaan. Seperti idol K-Pop, buku juga dapat membuat pembacanya gemar berlebihan sehingga menjadi kecanduan untuk membaca atau mengoleksinya secara berlebihan. Masing-masing dari pecinta buku tersebut sudah memiliki julukannya masing-masing. Yuk, simak julukan bagi pecinta buku tersebut.

1. Tsundoku

Dikutip dari laman Open Culture, istilah “tsundoku” diketahui berasal dari zaman Meiji (1868-1912).  Tsundoku merupakan umpatan dalam bahasa Jepang yang berasal dari gabungan kata “tsunde-oku”  (menumpuk dan meninggal) dan kata “dokusho” (membaca buku). Kemudian kata “oku” berubah menjadi “doku” yang berarti membaca. Namun, karena “tsunde doku” sangat canggung di lidah, akhirnya frasa ini diganti menjadi “tsundoku”. Secara harafiah, tsundoku dapat juga diartikan sebagai penimbunan buku yang tak pernah dibaca.

Perilaku Tsundoku dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, yakni:

  1. Tsundoku lebih sering terjadi untuk jenis buku fiksi
  2. Ada bursa buku murah yang mendorong orang beli buku
  3. Mengoleksi buku dianggap sebagai kebanggaan dalam pergaulan sosial
  4. Buku dianggap sebagai ukuran tingkat intelektual

Jika kamu merasakan hal-hal yang disebutkan di atas kamu patut berhati-hati, karena tsundoku yang juga dikenal dengan istilah bibliomania ini telah ditetapkan WHO sebagai penyakit gangguan mental.  

2. Bibliophile

Dilansir dari wikipedia.com, bibliofilia atau bibliofilisme adalah kecintaan terhadap buku, sementara bibliofil adalah seorang individu yang mencintai buku. Seorang kutu buku adalah orang yang mencintai buku karena isinya, atau dalam arti lainnya suka membaca. Seorang bibliofilia biasanya, namun tidak semua, adalah seorang kolektor buku.

3. Book Sniffer

Julukan bagi pecinta buku selanjutnya adalah book sniffer. Book Sniffer merupakan istilah bagi seseorang yang menyukai aroma buku. Baik aroma khas dari buku lama ataupun buku yang telah usang. Bagi book sniffer, aroma dari buku-buku tersebut dinilai dapat menenangkan pikiran hingga menaikkan mood mereka.

4. Bibliokleptomania

Bibliokleptomania adalah orang yang lupa atau dengan sengaja tidak mengembalikan buku yang telah dipinjamnya bahkan memang berniat untuk mencurinya. Hal tersebut dapat disebabkan oleh orang bersangkutan tidak mampu memiliki atau membeli buku tersebut.

5. Bibliognost

Istilahnya mengacu pada seseorang yang mengetahui buku dan bibliografi. Diambil dari akar kata biblio- dikombinasikan dengan bahasa Yunani γνώστης,‘orang yang tahu’, seorang bibliognost mengetahui hal-hal kecil dari setiap halaman. Ini adalah salah satu pencinta buku yang serius! Gampangnya, bibliognost merupakan istilah untuk orang yang mengetahui tentang suatu buku sampai hal-hal detail. Mulai dari sinopsis, daftar isi, hingga detail setiap cerita di setiap halaman.

6. Librocubicularist 

Librocubicularist adalah sebutan untuk orang yang membaca buku di tempat tidur. Suku kata pertama dari kata tersebut didasarkan pada bahasa Latin liber, yang awalnya menunjukkan kulit kayu bagian dalam pohon, dan kemudian digunakan untuk selembar papirus yang digunakan untuk menulis sebelum memperoleh pengertian tambahan dari “buku, volume, dokumen panjang” dan “sebuah divisi dari karya sastra yang panjang”. Nah, sepertinya semua pembaca pasti pernah melakukan ini, kan?

7. Bibliobibuli

Bibliobibuli adalah sebutan bagi orang yang dapat membaca di atas rata-rata. Biasanya, mereka dapat menghabiskan satu buku hanya dalam waktu yang singkat, saat orang lain perlu waktu seharian untuk menghabiskannya.

Nah, sebagai seorang pecinta buku, apakah kamu termasuk dari salah satu jenis pembaca yang disebutkan di atas?

Baca Juga: Kenapa Aroma Buku Bisa Bikin Candu?

Referensi


Like it? Share with your friends!

0
Diva Vania<span class="bp-verified-badge"></span>

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF