0

Sering membaca buku, sering pula lupa isinya apa. Banyak membaca buku tapi ternyata tidak mehami isi dari buku yang dibaca. Kita menyebutnya dengan lupa, kondisi seperti ini sering terjadi pada banyak orang, mungkin kamu termasuk salah satunya?

Ternyata banyak membaca buku juga tidak menjamin kepintaran. Alih-alih menjadi pintar, waktu yang sudah diluangkan untuk membaca buku, uang yang sudah dihabiskan untuk membeli buku malah raib begitu saja karena kamu lupa dan tidak bisa menceritakan kembali.

Kemampuan mengingat isi buku yang sudah dibaca disebut dengan “retain”. Kemampuan ini jelas bisa dilatih, setiap kali membaca buku. Tanpa melatih “retain”, banyak membaca buku tidak akan membuat seseorang bertambah pintar, hanya merasa nikmat ketika membaca, lalu lupa isinya bagaimana.

Salah satu cara mengasah kemampuan retain adalah dengan kamu berusaha mengingat apa yang kamu baca dan meluangkan waktu setidaknya 10 menit tanpa gangguan untuk fokus membaca buku.

Tujuan membaca buku

open book beside white ceramic teacup on saucer

Kita kembali pada poin yang sangat penting namun sering kali dilupakan oleh orang-orang yaitu tujuan dari membaca buku. Menurut kamu untuk apa sih membaca buku itu? Membuat pintar? Menambah wawasan? Yups semuanya benar.

Tujuan dari membaca buku adalah  Mempelajari sesuatu. Melarikan-diri dari kejenuhan. Membenarkan apa yang ia percaya. Mengetahui bahwa kita tidak sendirian. Menemukan gagasan baru, belajar berpikir, mencari ilmu. Memperoleh semangat, berani mencapai mimpi, memupuk harapan, memperkuat rasa percaya-diri, belajar menulis, sedang jatuh cinta, berurusan dengan bisnis danmneyelesaikan tugas dapat diperoleh dari sebuah buku.

Menciptakan waktu dan lingkungan yang mendukung

vintage teal typewriter beside book

Kita tidak hanya bisa menunggu waktu dan lingkungan yang tepat untuk dapat fokus membaca sebuah buku. Kita harus bisa meluangkan waktu akumulatif dan membuat lingkungan yang terbaik agar proses membaca buku terasa menyenangkan.

Jika tidak punya waktu 1-2 jam non-stop maka gunakanlah waktu akumulatif. Durasi 60 menit gunakan menjadi 6 menit sebanyak 10 kali. Ini bisa didapatkan dari : menunggu antrian, sebelum mencuci pakaian, setelah mencuci piring, selesai makan, sebelum dan selesai sholat dan lain-lain. Jika dilakuakn selama 2 hari maka kita sudah bisa membaca buku selama 120 menit. Jadi tidak ada alasan “tidak ada waktu membaca buku”.

Metode pareto 20/80 dan podomoro

clear hour glass beside pink flowers

Ternyata membaca semalaman suntuk hasilnya akan buruk, dari pada membaca dengan beberapa kali break. Justru membaca dengan jeda hasilnya lebih baik.

Menurut pareto, penemu metode 20/80, apa yang kamu lakukan sebanyak 20% diawal waktu akan memberikan kontribusi sebanyak 80% hasil.

Metode ini mirip juga dengan metode podomoro. Agar hasilnya maksimal maka buatlah target dalam 20 menit kedepan. Lalu lakukan selama 5 menit dan jeda salaam 1 menit, ini merupakan satu podomoro. Lakukan hal yang sama sampai 20 menit kedepan. Kemudain lihat hasilnya pasti akan lebih baik.

Teori Hook : Membaca Daftar Isi

open wide book

Jadikan membaca daftar isi sebagai pemicu eksternal (teori hook). membaca daftar isi, akan mengantarkan kita pada berbagai pertanyaan. Sehingga membuat kita mengerti dan memahami apa yang ada dalam buku tersebut.

Dengan membaca daftar isi kamu akan mempunyai dan mempersiapkan pikiran terbuka untuk menerima masukan dari buku tersebut dan ingat jangan juga menerima gagasan begitu saja dari sebuah buku yang kamu baca.

Metode QEC untuk menjawab dan mengingat

opened book beside crystal ball

Ketika membaca sebuah buku maka anggap kita sedang berbicara dengan si penulis buku. Untuk itu seorang ilmuan peraih nobel memperkenalkan metode QEC (question, evidence- conclusion). Untuk mengingat secara cepat : buat pertanyaan, mencari bukti dan buat kesimpulan.

Dengan memberikan pertanyaan, kita akan dituntut untuk mencari juga jawaban. Jadi seperti bertanya kepada si penulis dan mencari jawaban melalui buku yang sedang kita baca. Kemudian menyimpulkan dari apa yang sudah kita baca.

Jadi mulai sekarang jadilah pembaca yang aktif, dengan niat yang sadar untuk memahami, mengintegrasikan, dan mengevaluasi informasi yang dibaca.


Like it? Share with your friends!

0
Nabillah Saraswita<span class="bp-verified-badge"></span>
Saras adalah seorang pahlawan dengan kode 008.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF