0

Bicara soal tulis menulis, kita pasti tidak asing dengan nama-nama seperti Andrea Hirata, Tere Liye atau Iphho Santosa. Mereka adalah penulis terkenal yang mendedikasikan sebagian hidupnya untuk menulis. Pernah mendengar gaji mereka berapa?

Jika royalty seorang penulis adalah 10 % maka untuk penulis sekelas Andrea Hirata, ia bisa menjual konon lebih dari 1 juta eksemplar buku Laskar Pelangi. Bayangkan, 1 juta eksemplar. Jika kita misalkan bukunya dijual dengan harga 75 ribu, itu artinya sampai saat ini Andrea Hirata setidaknya sudah mendapatkan royalty sebesar 7,5 miliar. Hanya dari satu judul buku. Dahsyat!

Namun, apakah semua penulis seberuntung Andrea Hirata? Kita sama-sama tahu jawabannya. Banyak sekali penulis di Indonesia yang konon menjual 1 juta ekslempar buku, bisa menjual 2000 ekslempar judul buku saja sulit. Mungkin hal ini sebanding dengan minimnya tingkat baca orang-orang di negara kita tercinta.

Akan tetapi ada hal menarik yang seharusnya sama-sama kita ketahui, ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi penghasilan dari seorang penulis diantaranya adalah :

Harga Jual Buku

person holding 10 euro bill

Karena toko buku memberlakukan sistem royalty dari harga jual bukunya. Rata-rata penulis di Indonesia mendapatkan royalty sekitar 10-15% dari harga jual bukunya. Sisanya kemana? Produksi buku 20%, biaya edit, ilustrasi dll bisa 5-10%, penerbit 15%, distributor 20%, biaya operasional anggap saja 10% dan sisanya sekitar 30% untuk toko buku.

Kepopuleran Penulis

JK Rowling akan Rilis Buku Anak-Anak Terbaru pada Oktober

Semakin terkenal dan populer seorang penulis tentu akan mempengaruhi  tingkat penjualan buku. Tidak terlalu penting apakah buku itu berkualitas atau tidak, intinya semakin terkenal seorang penulis maka ia akan mudah menjangkau pasar penjualan buku. Katakanlah seorang Wirda Mansyur, hanya dalam waktu singkat bukunya bisa dengan mudah masuk dalam jajaran buku best seller di Gramedia.

Prestasi Kepenulisan

gold round coin on white table

Semakin banyak buku best seller yang ditulis maka akan mempengaruhi tren penjualan buku selanjutnya. Artinya semakin banyak buku sebelumnya yang mampang dalam jajaran best seller di toko buku, maka akan semakin mudah untuk menjual buku selanjutnya. Hal ini tentu berkaitan juga dengan kepopuleran seorang penulis, ketika bukunya sudah banyak mampang di toko buku bearti ia sudah cukup dikenal oleh pembaca.

Kondisi Pasar Buku

man picking book on bookshelf in library

Kondisi yang satu ini mungkin menjadi masalah bagi setiap penulis. Ternyata pasar penjualan buku di Indonesia juga tidak selalu stabil tergantung dengan banyak faktor mulai dari sosial budaya, kondisi ekonomi masyarat bahkan perpolitikan yang berlangsung. Saat-saat seperti saat ini (pandemi) juga telah menyebabkan beberapa toko buku gulung tikar karena minat membeli buku juga semakin turun.

Strategi Marketing

white printing paper with Marketing Strategy text

Di era sosial media seperti saat ini, menjadi sangat penting bagi penulis maupun penerbit untuk mau bersama-sama berjuang memasarkan produknya. Dengan strategi marketing yang tepat akan mampu menarik pasar untuk membeli buku yang tawarkan. Semakin tinggi tingkat penjualan tentu akan menentukan besaran royalty yang akan diterima oelh penulis.

Itu dia beberapa faktor yang mempengaruhi penghasilan dari seorang penulis mulai dari harga jual buku, kepopulera penulis, prestasi kepenulisan, kondisi pasar buku dan strategi marketing.

Kembali pada royalty penulis.

Katakanlah harga jual buku Rp.50.000 maka royalty nya 10% artinya penulis berhak Rp.5.000 dari setiap satu buah penjualan buku. Jika berhasil menjual 2000 ekslempar buku maka penulis berhak atas Rp.10.000.000 untuk satu judul buku.

Akan tetapi sekali lagi dalam prakteknya menjual 2000 ekslempar buku bukanlah hal yang mudah untuk satu kali masa kontrak penerbitan. Rata-rata kontrak penerbitan antara 2 – 3 tahun. Nah, itu selalu ada risiko sisa, bisa sampai 50%-nya. Bahkan kadang cuma laku beberapa ratus eksemplar saja, karena banyak faktor yang menyebabkannya.

Jadi untuk penghasilan penulis rata-rata hanya sekitar Rp.10.000.000 : 12 bulan = Rp.833.333 saja, dan itupun hasilnya tidak tentu. Karena biasanya penulis hanya menerima 6 – 4 kali saja transferan royalty setiap tahunnya.

So, gimana masih mau jadi penulis?


Like it? Share with your friends!

0
Nabillah Saraswita<span class="bp-verified-badge"></span>
Saras adalah seorang pahlawan dengan kode 008.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF