0

Saya jamin, tak ada satu orang pun yang tak suka dengan kegiatan berleha-leha diatas kasur. Kalaupun ada, jumlahnya hanya segelintir dari sekian milyar penduduk di muka bumi.

Sungguh, kegiatan bersantai di atas kasur, lantai rumah, dan sajadah masjid sekalipun akan menuntun kita menuju suatu kegiatan surgawi yang diidam-idamkan, tidak lain dan tidak bukan adalah tidur.

Tak hanya tidur, bersantai pun bisa dilakukan sembari nge-scroll Instagram, kepoin Facebook mantan, goyang Shopee, bahkan makan gorengan yang kebanyakan cabe rawitnya juga terlihat menjanjikan daripada berpanas-panasan di dunia luar. Tentu saja sangat menyenangkan, bukan?

Namun, kegiatan bersantai binti rebahan yang kita agung-agungkan itu belum tentu mendatangkan manfaat bagi penikmatnya. Setelah diriset dan dikaji ulang, sekitar 8 dari 10 orang mengatakan bahwa tugas mereka menjadi lebih terbengkalai dan justru menimbulkan sifat menunda-nunda yang mendarah daging. Maka dari itu, penulis ingin menyarankan beberapa buku bacaan yang cocok dibaca bagi kaum rebahan, siapa tau lewat salah satu buku yang direkomendasikan, anggota komunitas rebahan dapat lebih pintar mengatur jadwal rebahan agar tak kewalahan dalam menjalankan kewajiban yang membosankan namun harus segera dilakukan.

Buku apa sajakah itu? Yuk, langsung saja kita simak:

1. Kaum Rebahan Beri Perubahan (M. Attiatul Muqtadir)

Salah satu buku yang terbilang masih hangat dan baru terbit ini (2020) ditulis oleh tidak lain dan tidak bukan mantan ketua BEM UGM yang amat digandrungi kawula muda bahkan kawula ibu-ibu pada masanya. Buku ini punya aura yang sangat positif, dapat kita lihat sendiri dari sampulnya yang terlihat terang benderang seperti matahari pas lagi terik-teriknya. Ditambah lagi dengan salah satu kutipan yang diambil dalam buku tersebut yang kira-kira begini bunyinya, “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”. Kalo kamu punya teman yang hobi rebahan yang ulang tahun terus kamu bingung mau kasih kado apa, buku ini bisa jadi opsi yang tepat. Jika kamu kasih dia buku ini, niscaya kamu akan dikenang sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dalam hidupnya.

2. Dahsyatnya Siksa Kubur (Ibnu Rajab al-Hambali)

Selain menambah ilmu dunia, ada baiknya kita menambah ilmu akhirat. Buku ini cocok dibaca bagi kaum rebahan yang sholatnya suka kelewat karena keasikan balasin chat. Dengan membaca buku ini, diharapkan kamu bakal sedikit lebih dekat dengan surga dan mempersiapkan diri berjumpa dengan akhirat karena sesungguhnya dunia ini sementara, janganlah kamu membuang-buang waktu dengan percuma. Mari substitusi waktu rebahanmu dengan memperbanyak ibadah dan beramal saleh. MasyaAllah.

3. Buku Tabungan Masing-Masing

Kamu sudah bisa nebak dong maksudnya apa. Ya, kerja. Kamu enggak akan kaya raya kalo cuma rebahan. Ingat, hobi Steve Jobs ganti mobil setiap 6 bulan sekali, bukan rebahan setiap 6 menit sekali.

Nah, itulah tiga buku rekomendasi penulis untuk kaum rebahan. Kamu tertarik untuk baca yang mana dulu, nih, gengs?

Baca Juga : Jenis Penerbit yang Sesuai dengan Kepribadian Penulis


Like it? Share with your friends!

0

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF